Thursday, March 17, 2016

We love you. Inisialnya G. Siapakah Dia? ;)





Namanya berawalan dari huruf G. Jeng jeng… yaitu Greyfie! Biasa dipanggil grepi,ephi, atau kadang graph. Kadang namanya ditulis ‘grefi’ (oleh adiku), kalo kk ku menulisnya dengan ‘greyfi’. Apapun itu, but simply... dinamakan greyfie karena warnanya yang abu-abu. Umurnya saat ini sekitar hampir 6 bulan dari awalnya dulu masih berumur dua setengah bulan. Alhamdulillah.. kucing jenis persian mix satu ini tidak didapat dengan hasil beli binatang di petshop. Apalagi via instagram ataupun website jual beli kucing, namun si kitten ini dikasih dengan cuma-cuma oleh pemiliknya. 
Seorang dokter cantik yang memiliki kucing yang melahirkan 3 ekor kitten dengan warna putih, abu-abu, dan putih-abu. Kemudian menawarkannya kepada kakakku untuk menadopsi salah satunya. Karena beliau dan suami sehari-harinya bekerja, dokcan ini pun dengan rela hati memberikannya kepada kakakku karna khawatir jika kebanyakan hewan peliharaan, maka tak bisa terurus dengan baik. Apalagi tau bahwa kk ku dan suami sudah berpengalaman memelihara kucing, beliau lebih tenang karena kucing kesayangannya akan jatuh ke orang yang tepat.

Nah Alhamdulillah, memang beberapa bulan lalu, kami (aku, kk dan suami, serta adiku) menginginkan kucing Persia. Apalagi setelah mendengar kisah Rasul bahwa ia menyayangi kucing, kami pun jadi lebih semangat untuk memelihara kucing kembali dirumah.

Sebelumnya, kami memang sudah pernah beberapa kali memelihara kucing. Salah satunya si Micky, kucing anggora mix long hair yang didapat dari tetangga. Tetapi sekarang Mingki (panggilan kami untuk kucing warna belang emas-putih-hitam ini) tinggal bersama bapak dari suami kk ku di derah Perumnas Bekasi. Karena sekarang beliau tinggal sendiri di rumah, Mingki pun diminta beliau untuk dipelihara disana untuk dijadikan mainan beliau hihi. 

Ini dia Mr Ephi, Si Abu gembul yang pemalas >.<

Berikut sepenggal kisah Rasulullah saw terhadap binatang kesayangannya:
“NABI Muhammad SAW memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza. Suatu saat, di kala Nabi hendak mengambil jubahnya, ditemuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya. Tak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, Nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya.
Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk sujud kepada majikannya. Sebagai balasan, Nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan mungil kucing itu sebanyak 3 kali. Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi menerima tamu di rumahnya, nabi selalu menggendong mueeza dan di taruh dipahanya. Salah satu sifat Mueeza yang Nabi sukai ialah ia selalu mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan. Kepada para sahabatnya, Nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyanyangi keluarga sendiri”. (sumber dari eramuslim.com)
Alhamdulillah, seluruh anggota keluargaku dirumah begitu menyayangi kucing (khususnya saat ini si Greyfie yang sedang kami pelihara) seperti kami menyayangi keluarga sendiri. We love you, Graph <3
Copyright © Dwi Cahyanti. Powered by Blogger.

 

© 2013 Dwi Cahyanti. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top