Sunday, June 12, 2016

Ah Cuma Cinta Monyet!

10:24 AM



Pacarmu belum tentu jodohmu. Jangan jatuhkan cintamu pada orang yang belum halal bagimu, hanya karena satu alasan, bahwa dia belum tentu jodoh terbaik yang dipersiapkan oleh Tuhan untukmu.
Jika kau memiliki rasa cinta yang hebat kepada seseorang, bangunlah di tengah malam lalu panjatkan doa padaNya. “Tuhan, jika dia orang yang baik bagi kebaikan agamaku, duniaku, dan akhiratku, tolong pertemukan kami dalam bingkai yang halal. Tapi jika dia orang yang bakal meruntuhkan agamaku, melemahkan duniaku, dan menyengsarakan akhiratku, maka jauhkan hamba darinya dengan caraMu.
Biarkan Tuhan yang Maha Memilihkan

Bait prosa diatas rasanya amat sangat sesuai dengan apa hidayah yang sedang aku dapat di beberapa tahun ini. Ya, lagi-lagi membahas mengenai pacaran dan jodoh. Hm.. tapi ya ini dia, usia usia 20an apalagi yang hampir menginjak 23 tahun (woh.. gakerasa kurang beberapa hari lagi menginjak 23 thn saat aku menuliskan tulisan ini :’) ) memang sedang “in” nya membahas mengenai jodoh. Tapi sungguh aku ingin sekali memosting tentang ini, karna aku melihat fenomena saat ini yang begitu mengkhawatirkan. Bagaimana tidak, anak-anak dibawah umur saat ini.. mereka sudah biasa sekali pacaran, bahkan siswa-siswi SD kelas 2 atau 3 sekalipun. Walaupun, kata orang mungkin itu hanya cinta-cintaan alias cinta monyet, tapi jika dibiarkan berlarut larut, maka akhlak generasi-generasi muda yang akan datang akan semakin tak karuan.

Aku melihat begitu besar dampak dari hal yang tadinya diremehkan ini, ah cuma cinta monyet. Ntah mengapa aku berpikiran bahwa fenomena ini begitu berdampak luas. Bagaimana keadaan para pemuda pemudi nantinya ditahun tahun kedepan, jika orang tuanya saja bahkan bangga saat anaknya bergonta ganti pacar. Pulang sekolah gandengan tangan, pake panggilan sayang-sayangan. Kalo lagi berantem main kata-kata-an, belajarpun jadi berantakan. Kan kasian, anak sekolahan tapi waktunya percuma kebuang. Gimana generasi generasi muda mau jadi generasi super kaan? 

Hingga akhirnya terbersit, kenapa tidak dimulai dari diriku sendiri yang berupaya membuat langkah kecil untuk menebarkan pesan dari orang-orang hebat yang berhasil menyadarkanku melalui tulisan-tulisan hebatnya. Seperti salah satunya kali ini, dari Buku yang berjudul The Perfect Muslimah karya Ahmad Rifa’I Rif’an.
Ingin sekali rasanya dapat melakukan perubahan dari sisi mengajak remaja muda usia2 baligh (kelas 6 sd sampai dengan smp) untuk dapat sadar lebih awal. Untuk dapat melihat indahnya Islam dalam memuliakan. Cinta yang lebih indah dari sekedar pacaran. Usia mudamu begitu sayang kau habiskan untuk kegiatan yang tidak diberkahi. Padahal usia saat belasan, sedang masa-masanya produktif untuk berbagai aktifitas positif. Mencari dan meng-explore diri untuk akhirnya bisa menemukan apa hal-hal yang menjadi passion mereka, pasti akan jauuh lebih keren.

Sampe akhirnya kutemui salah satu mimpiku yang lain : Mengispirasi remaja (khususnya remaja muslimah) dalam mengubah tren pacaran menjadi tren positif produktif untuk menciptakan generasi muda Indonesia yang lebih ketje! (lebih kece? Kok jadi kaya jargon ultahnya N*T TV ya wqwq?).

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

0 comments:

Post a Comment

 

© 2013 Dwi Cahyanti. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top