Saturday, October 8, 2016

Yuk, yang Muda yang Menginspirasi!


Akhwat remaja pastinya udah ga asing dengan aktor muda tampan bernama Hamas Syahid. Menurutku gacuma tampan fisik, tp juga akhlaknya insyaAllah. Pemilik nama lengkap Hamas Syahid Izzudin, pemuda yang mulai terkenal melalui film layar lebar ini memiliki semangat dakwah melalui film positif. Ia ingin mengajak pemuda/di untuk mengidolakan the only one panutan terbaik yaitu Rasulullah SAW.

Seharusnya sosok seperti Mas Hamas bisa dijadikan contoh buat anak-anak muda jaman sekarang, jangan cuma galau2an ya yang jadi tren hiks. Taat agama, sederhana, jago ngaji, menginspirasi, banyak prestasi dan tetep gaul saat melihat sosok beliau. Selain jago ngaji (masyaAllah suara ngajinya), kedekatan Mas Hamas dengan sang ibu dan adik perempuannya, menunjukkan betapa menjaganya Mas Hamas kepada wanita. Siapa yang ga iri ngeliat Mas Hamas dan adik perempuannya lewat foto atau video yang di upload lewat socmednya yang kaka-able bgt.
Beliau juga ramah. Makanya ga salah kalo Mas Gagah (nama perannya dalam film KMGP) banyak fansnya.

Aku begitu terinspirasi (juga) dengan Ummi Yulyani (Bunda Mas Hamas) terutama dalam cara mendidik anak. Mulai dalam kandungan Ummi sudah mempersiapkan anak2nya agar menjadi anak-anak yang soleh soleha hafiz hafizoh. Saat hamil ummi setiap hari mengulang ulang bacaan quran bukan lewat rekaman tapi langsung dari suara beliau sampai dengan ratusan kali. Makanya ga heran anak2 ummi 'jadi' semua, masyaAllah ya :").

Dan alhamdulillaah beberapa waktu lalu dapet kesempatan foto bareng Mas Hamas hihi, tapi belum sempet foto brg Umminya :(.
Semoga Allah SWT menjaga keistiqomahan beliau dan keluarga dalam berdakwah serta sebagai agen2 muslim dalam kereta kebaikan. :)

 

Thursday, October 6, 2016

Keep Fight, Keep Hamasah! #1

Rutinitas baruku di tiap Hari Sabtu pagi: belajar bersama adik-adik manis dan cantik ini.

Saat mereka melihat dari kejauhan, masyaAllah semangat mereka selalu membuatku tak ingin absen berjumpa dengan mereka. "Kak Dwi udah dateng.. ayo masuk ayo masuk". Aaah gimana ga meleleh liatnya. 


Walau awalnya saat aku diminta untuk membantu menjadi kaka mentor di SMP Terbuka Assalam di daerah Pondok Gede ini tidak aku terima, akan tetapi mengingat salah satu mimpiku untuk dapat menginspirasi remaja-remaja muslimah melalui media "motivateen" seakan-akan menjadi bisikan penyemangat untukku. Apa mungkin ini cara Allah dalam membuka jalan untukku untuk dapat "sharing for self reminding". 

Tambah lagi beberapa cerita temanku, menginfokan kalo mengisi mentoring di sekolah-sekolah terbuka jauh lebih sulit dibandingkan di sekitaran rumah yang statusnya mereka sudah mempunyai pondasi agama dari keluarga maupun dari sekolahnya. Mendengar itu, nyaliku menciut kembali. Akan tetapi, aku jawab pada murrobiahku 
"InsyaAllah Bu, aku bersedia kalo memang waktunya di hari weekend, tapi aku masih miskin ilmu bgt Bu. Gimana bisa jd kk mentor". 
 "Mereka malah masih sangat awam, dan banyak yang belum pernah ikut pengajian sebelumnya. Pasti bisa insyaAllah, dan bayangin pahalanya buat bisa sharing2 ilmu agama ke orang lain" jawab murrobiahku saat itu. 
Akhirnya aku pun membulatkan tekad untuk menjadi volunteer di SMP Terbuka tersebut.

Pertama kali mengisi disana, ada perasaan gugub dan cemas membayangkan bagaimana adek-adeknya nanti yaa. Kalo pada berisik gabisa diem, iseng, atau yang lain gimana. bisikku dalam hati. Dan pas hari pertama pun, tanganku dingin krn gugub hehehe_-_. 
Saat itu aku memegang anak-anak kelas 8 yang jumlahnya cukup banyak lebih dari 10 orang. Di pertemuan selanjutnya, banyak kk mentor yang berhalangan hadir, dan mau tidak mau beberapa kelompok harus digabung menjadi satu. Nah saat ini lah aku merasa sangat diuji. Suaraku yang tak terlalu besar dan nyaring kalah dengan riuhnya suara anak-anak yang mungkin lebih dari 20 orang. Ada yang asik ngobrol sendiri bersama teman sebelahnya, ada juga yang bisik-bisik sambil tertawa. Namanya juga remaja pasti macam-macam kelakuannya, tapi masih sangat wajar bgt kok. Setelah mengisi di hari itu, rasanya aku gamau dateng lagi minggu depan krn memang cukup melelahkan mengkondisikan remaja perempuan :') *loh aku kan juga perempuan ya wkwk. Beberapa kali aku tidak hadir, karena beberapa alasan. Sering liqoku diisi juga dihari Sabtu pagi, atau kadang terbentur acara seminar/kajian, pernah juga ketika semangat sedang turun, badan terasa tidak enak sedikit aku jadi enggan buat datang. Tapi sampe akhirnya....

lanjut di next #2

Copyright © Dwi Cahyanti. Powered by Blogger.

 

© 2013 Dwi Cahyanti. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top