Sunday, December 10, 2017

My Hijrah Story (1)



Salah 1 hal yang membuat aku hijrah untuk lebih dekat kepada Allah adalah saat masa kuliah di tingkat akhir, masa-masanya mahasiswa berjuang dengan skripsinya masing-masing. 
 
Kira-kira di pertengahan tahun 2014, mahasiwa tingkat akhir diminta untuk mempersiapan apa kira-kira tema penelitian yang akan diambil untuk dijadikan bahan skripsinya. Tapi dari awal yang terpikir olehku ialah tempat untuk mengambil data penelitian, bukannya  tema apa yang ingin aku pilih. Dari awal langsung terpikir tempat kerja kakak ku lah yang sepertinya pas untuk dijadikan tempat penelitian. Selain karena kakak ku kerja disana, jadi insyaAllah lebih mudah dalam perizinan (hehe asas kekeluargaan), aku pun bisa balik ke rumah saat masa-masa pengambilan data karena kantor kakak ku berada di Jakarta.

Sampai akhirnya aku menemukan tema yang sepertinya aku suka dan aku berharap mendapatkan dosen yang sesuai harapanku. Saat sharing-sharing dengan kakak kelas, banyak dari mereka mewanti-wanti agar mencari tema yang pas, jangan sampai kedapetan dosen yang “terkenal susah” lulusnya dan susah dalam penelitiannya. Ada dosen kami yang bernama Bpk Ari Suwondo (semoga Allah merahmati beliau dan keluarganya). Beliau biasanya menjadi dosen untuk mahasiswa yang mengambil tema toksikologi ataupun penelitian yang membutuhkan uji laboratorium untuk sampelnya. Dan aku termasuk salah 1 dari banyak anak kelas k3 lainnya yang sepertiya sangat menghindari tema ini >.<.
 
Aku memilih tema pencahayaan awalnya, desain penerangan kerja sesuai dengan K3. Dan saat pembagian dosen pembimbing ternyataa, jeng jeng… namaku menjadi salah 1 dari (hanya) 4 mahasiswa lain (yang semuanya perempuan) yang mendapat dosen pembimbing utamanya ialah Bapak dr. Dr Ari Suwondo MKes dokter sekaligus doktor yang terkenal perfeksionis dan luar biasa cerdas. Saat tau info ini.. pertamakali yang terucap ialah istighfar dalam-dalam dan bertanya-tanya dalam hati kenapa bisa dapet dosbing beliau :’)



Pray, Tawakal and Lillahitaala (3)

Selain 2 doa yang udah aku posting sebelumnya, ada doa yang aku suka banget sama artinya (walaupun semua doa yang baik pasti aku suka hihi). Doa kali ini memang lebih spesifik tentang Quran dan biasanya kita baca setelah khatam Quran. Sering juga dilantunkan dengan nyanyian. 

Tapi kalo aku biasanya baca doa ini ga cuma pas khatam Quran aja, karena menurutku doanya komplit hehe. Karena aku tipe yang suka penasaran, jadi kalo baca doa cuma arabnya aja aku gabisa ngena sampai ke hati, alhasil aku print-lah arti doa khatam quran ini dan suka aku baca pas malem setelah solat isya.

Ini dia terjemahan dari doa khatam Quran yang kadang suka ada di halaman belakang Quran :)




  • Ya Allah.. curahkanlah rahmat kepadaku dengan Al-Qur’an, dan jadikan Al-Qur’an sebagai pemimpin, petunjuk, dan rahmat bagiku. 
  • Ya Allah.. ingatkanlah aku terhadap apa yang telah aku lupakan dari Al-Qur’an. Anugerahilah aku kemampuan untuk senantiasa membacanya sepanjang malam dan siang. Jadikanlah Al-Quran hujjah bagiku (yang dapat menyelamatkanku) ya Rabbal ‘Alamin.
  • Ya Allah.. benahilah (pengetahuan dan pengamalan) agamaku, yang akan menjadi penjaga urusanku. Benahilah duniaku, tempat aku mencari penghidupan. Baguskanlah (kehidupan) akhiratku, tempat aku kembali. Jadikanlah hidupku sebagai tempat untuk melaksanakan segala kebajikan dan jadikanlah matiku sebagai pemutus segala keburukan.
  • Ya Allah.. jadikanlah sebaik-baik umurku (agar menjadi amal yang terbaik) di akhir usiaku. Hariku yang terbaik adalah hari di saat aku bertemu dengan-Mu (kelak).
  • Ya Allah.. aku memohon hidup yang nyaman, mati yang tenang, dan tempat kembali (akhirat) yang tidak memalukan dan menghinakan.
  • Ya Allah.. aku meminta permintaan yang terbaik, permohonan terbaik, keberhasilan terbaik, ilmu terbaik, amal terbaik, pahala terbaik, kehidupan terbaik, kematian terbaik, dan tetapkanlah aku dalam semua kebaikan itu. Beratkanlah timbangan (amal baikku), kukuhkanlah imanku, tinggikanlah derajatku, terimalah shalatku, ampunilah kesalahan-kesalahanku; dan aku memohon surga yang paling tinggi kepada-Mu. 
  • Ya Allah.. pastikanlah aku memperoleh rahmat-Mu, meraih ampunan-Mu, terbebas dari segala dosa, mendapat manfaat dari segala kebaikan, meraup keuntungan berupa surga, dan terlepas dari siksa neraka.  
  • Ya Allah.. baguskanlah akhir semua amal kami, serta jauhkanlah kami dari hinanya dunia dan siksa akhirat.
  • Ya Allah.. berilah kami rasa takut kepada-Mu yang akan menghalangi kami dari berbuat maksiat. Anugerahilah kami ketaatan kepada-Mu yang akan mengantarkan kami (memasuki) surga-Mu. Curahkanlah keyakinan sehingga meringankan musibah hidup yang menimpa kami. Limpahilah kami kepuasan dengan pendengaran, penglihatan, dan kesehatan selama Engkau menghidupkan kami, serta jadikanlah semua itu sebagai warisan bagi kami. Hadirkanlah seorang penuntut bagi siapa saja yang menzalimi kami. Tolonglah kami dalam menghadapi orang-orang yang memusuhi kami. Janganlah Engkau jadikan musibah dalam agama kami. Janganlah Engkau jadikan dunia sebagai tujuan utama kami, dan tidak pula tujuan utama ilmu kami. Janganlah Engkau tempatkan kami dibawah kekuasaan orang-orang yang tidak menyayangi kami.

  • Ya Allah.. janganlah Engkau sisakan secuil dosa-pun (bagiku), melainkan Engkau ampuni semuanya. Janganlah Engkau tinggalkan sebersit keraguan pun (bagiku), melainkan Engkau hilangkan semuanya. Janganlah Engkau tinggalkan sepeser hutang pun (bagiku) melainkan Engkau lunasi semuanya. Janganlah Engkau abaikan segala kebutuhan dunia dan akhiratku, melainkan Engkau penuhi semuanya, wahai Dzat yang Maha Pengasih dari segala pengasih.
  • Ya Allah.. Ya Tuhan kami, anugerahilah kami kebaikan di dunia dan di akhirat, serta jagalah kami dari siksa api neraka. Semoga Allah mencurahkan shalawat atas nabi kita Muhammad, keluarganya, dan para sahabatnya yang terpilih, serta salam yang berlimpah ruah. Aamiin.. Kabulkanlah ya Rabb.
Copyright © Dwi Cahyanti. Powered by Blogger.

 

© 2013 Dwi Cahyanti. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top