Thursday, October 6, 2016

Keep Fight, Keep Hamasah! #1

Rutinitas baruku di tiap Hari Sabtu pagi: belajar bersama adik-adik manis dan cantik ini.

Saat mereka melihat dari kejauhan, masyaAllah semangat mereka selalu membuatku tak ingin absen berjumpa dengan mereka. "Kak Dwi udah dateng.. ayo masuk ayo masuk". Aaah gimana ga meleleh liatnya. 


Walau awalnya saat aku diminta untuk membantu menjadi kaka mentor di SMP Terbuka Assalam di daerah Pondok Gede ini tidak aku terima, akan tetapi mengingat salah satu mimpiku untuk dapat menginspirasi remaja-remaja muslimah melalui media "motivateen" seakan-akan menjadi bisikan penyemangat untukku. Apa mungkin ini cara Allah dalam membuka jalan untukku untuk dapat "sharing for self reminding". 

Tambah lagi beberapa cerita temanku, menginfokan kalo mengisi mentoring di sekolah-sekolah terbuka jauh lebih sulit dibandingkan di sekitaran rumah yang statusnya mereka sudah mempunyai pondasi agama dari keluarga maupun dari sekolahnya. Mendengar itu, nyaliku menciut kembali. Akan tetapi, aku jawab pada murrobiahku 
"InsyaAllah Bu, aku bersedia kalo memang waktunya di hari weekend, tapi aku masih miskin ilmu bgt Bu. Gimana bisa jd kk mentor". 
 "Mereka malah masih sangat awam, dan banyak yang belum pernah ikut pengajian sebelumnya. Pasti bisa insyaAllah, dan bayangin pahalanya buat bisa sharing2 ilmu agama ke orang lain" jawab murrobiahku saat itu. 
Akhirnya aku pun membulatkan tekad untuk menjadi volunteer di SMP Terbuka tersebut.

Pertama kali mengisi disana, ada perasaan gugub dan cemas membayangkan bagaimana adek-adeknya nanti yaa. Kalo pada berisik gabisa diem, iseng, atau yang lain gimana. bisikku dalam hati. Dan pas hari pertama pun, tanganku dingin krn gugub hehehe_-_. 
Saat itu aku memegang anak-anak kelas 8 yang jumlahnya cukup banyak lebih dari 10 orang. Di pertemuan selanjutnya, banyak kk mentor yang berhalangan hadir, dan mau tidak mau beberapa kelompok harus digabung menjadi satu. Nah saat ini lah aku merasa sangat diuji. Suaraku yang tak terlalu besar dan nyaring kalah dengan riuhnya suara anak-anak yang mungkin lebih dari 20 orang. Ada yang asik ngobrol sendiri bersama teman sebelahnya, ada juga yang bisik-bisik sambil tertawa. Namanya juga remaja pasti macam-macam kelakuannya, tapi masih sangat wajar bgt kok. Setelah mengisi di hari itu, rasanya aku gamau dateng lagi minggu depan krn memang cukup melelahkan mengkondisikan remaja perempuan :') *loh aku kan juga perempuan ya wkwk. Beberapa kali aku tidak hadir, karena beberapa alasan. Sering liqoku diisi juga dihari Sabtu pagi, atau kadang terbentur acara seminar/kajian, pernah juga ketika semangat sedang turun, badan terasa tidak enak sedikit aku jadi enggan buat datang. Tapi sampe akhirnya....

lanjut di next #2

Sunday, June 12, 2016

Ah Cuma Cinta Monyet!



Pacarmu belum tentu jodohmu. Jangan jatuhkan cintamu pada orang yang belum halal bagimu, hanya karena satu alasan, bahwa dia belum tentu jodoh terbaik yang dipersiapkan oleh Tuhan untukmu.
Jika kau memiliki rasa cinta yang hebat kepada seseorang, bangunlah di tengah malam lalu panjatkan doa padaNya. “Tuhan, jika dia orang yang baik bagi kebaikan agamaku, duniaku, dan akhiratku, tolong pertemukan kami dalam bingkai yang halal. Tapi jika dia orang yang bakal meruntuhkan agamaku, melemahkan duniaku, dan menyengsarakan akhiratku, maka jauhkan hamba darinya dengan caraMu.
Biarkan Tuhan yang Maha Memilihkan

Bait prosa diatas rasanya amat sangat sesuai dengan apa hidayah yang sedang aku dapat di beberapa tahun ini. Ya, lagi-lagi membahas mengenai pacaran dan jodoh. Hm.. tapi ya ini dia, usia usia 20an apalagi yang hampir menginjak 23 tahun (woh.. gakerasa kurang beberapa hari lagi menginjak 23 thn saat aku menuliskan tulisan ini :’) ) memang sedang “in” nya membahas mengenai jodoh. Tapi sungguh aku ingin sekali memosting tentang ini, karna aku melihat fenomena saat ini yang begitu mengkhawatirkan. Bagaimana tidak, anak-anak dibawah umur saat ini.. mereka sudah biasa sekali pacaran, bahkan siswa-siswi SD kelas 2 atau 3 sekalipun. Walaupun, kata orang mungkin itu hanya cinta-cintaan alias cinta monyet, tapi jika dibiarkan berlarut larut, maka akhlak generasi-generasi muda yang akan datang akan semakin tak karuan.

Aku melihat begitu besar dampak dari hal yang tadinya diremehkan ini, ah cuma cinta monyet. Ntah mengapa aku berpikiran bahwa fenomena ini begitu berdampak luas. Bagaimana keadaan para pemuda pemudi nantinya ditahun tahun kedepan, jika orang tuanya saja bahkan bangga saat anaknya bergonta ganti pacar. Pulang sekolah gandengan tangan, pake panggilan sayang-sayangan. Kalo lagi berantem main kata-kata-an, belajarpun jadi berantakan. Kan kasian, anak sekolahan tapi waktunya percuma kebuang. Gimana generasi generasi muda mau jadi generasi super kaan? 

Hingga akhirnya terbersit, kenapa tidak dimulai dari diriku sendiri yang berupaya membuat langkah kecil untuk menebarkan pesan dari orang-orang hebat yang berhasil menyadarkanku melalui tulisan-tulisan hebatnya. Seperti salah satunya kali ini, dari Buku yang berjudul The Perfect Muslimah karya Ahmad Rifa’I Rif’an.
Ingin sekali rasanya dapat melakukan perubahan dari sisi mengajak remaja muda usia2 baligh (kelas 6 sd sampai dengan smp) untuk dapat sadar lebih awal. Untuk dapat melihat indahnya Islam dalam memuliakan. Cinta yang lebih indah dari sekedar pacaran. Usia mudamu begitu sayang kau habiskan untuk kegiatan yang tidak diberkahi. Padahal usia saat belasan, sedang masa-masanya produktif untuk berbagai aktifitas positif. Mencari dan meng-explore diri untuk akhirnya bisa menemukan apa hal-hal yang menjadi passion mereka, pasti akan jauuh lebih keren.

Sampe akhirnya kutemui salah satu mimpiku yang lain : Mengispirasi remaja (khususnya remaja muslimah) dalam mengubah tren pacaran menjadi tren positif produktif untuk menciptakan generasi muda Indonesia yang lebih ketje! (lebih kece? Kok jadi kaya jargon ultahnya N*T TV ya wqwq?).

Thursday, March 17, 2016

We love you. Inisialnya G. Siapakah Dia? ;)





Namanya berawalan dari huruf G. Jeng jeng… yaitu Greyfie! Biasa dipanggil grepi,ephi, atau kadang graph. Kadang namanya ditulis ‘grefi’ (oleh adiku), kalo kk ku menulisnya dengan ‘greyfi’. Apapun itu, but simply... dinamakan greyfie karena warnanya yang abu-abu. Umurnya saat ini sekitar hampir 6 bulan dari awalnya dulu masih berumur dua setengah bulan. Alhamdulillah.. kucing jenis persian mix satu ini tidak didapat dengan hasil beli binatang di petshop. Apalagi via instagram ataupun website jual beli kucing, namun si kitten ini dikasih dengan cuma-cuma oleh pemiliknya. 
Seorang dokter cantik yang memiliki kucing yang melahirkan 3 ekor kitten dengan warna putih, abu-abu, dan putih-abu. Kemudian menawarkannya kepada kakakku untuk menadopsi salah satunya. Karena beliau dan suami sehari-harinya bekerja, dokcan ini pun dengan rela hati memberikannya kepada kakakku karna khawatir jika kebanyakan hewan peliharaan, maka tak bisa terurus dengan baik. Apalagi tau bahwa kk ku dan suami sudah berpengalaman memelihara kucing, beliau lebih tenang karena kucing kesayangannya akan jatuh ke orang yang tepat.

Nah Alhamdulillah, memang beberapa bulan lalu, kami (aku, kk dan suami, serta adiku) menginginkan kucing Persia. Apalagi setelah mendengar kisah Rasul bahwa ia menyayangi kucing, kami pun jadi lebih semangat untuk memelihara kucing kembali dirumah.

Sebelumnya, kami memang sudah pernah beberapa kali memelihara kucing. Salah satunya si Micky, kucing anggora mix long hair yang didapat dari tetangga. Tetapi sekarang Mingki (panggilan kami untuk kucing warna belang emas-putih-hitam ini) tinggal bersama bapak dari suami kk ku di derah Perumnas Bekasi. Karena sekarang beliau tinggal sendiri di rumah, Mingki pun diminta beliau untuk dipelihara disana untuk dijadikan mainan beliau hihi. 

Ini dia Mr Ephi, Si Abu gembul yang pemalas >.<

Berikut sepenggal kisah Rasulullah saw terhadap binatang kesayangannya:
“NABI Muhammad SAW memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza. Suatu saat, di kala Nabi hendak mengambil jubahnya, ditemuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya. Tak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, Nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya.
Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk sujud kepada majikannya. Sebagai balasan, Nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan mungil kucing itu sebanyak 3 kali. Dalam aktivitas lain, setiap kali Nabi menerima tamu di rumahnya, nabi selalu menggendong mueeza dan di taruh dipahanya. Salah satu sifat Mueeza yang Nabi sukai ialah ia selalu mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan. Kepada para sahabatnya, Nabi berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyanyangi keluarga sendiri”. (sumber dari eramuslim.com)
Alhamdulillah, seluruh anggota keluargaku dirumah begitu menyayangi kucing (khususnya saat ini si Greyfie yang sedang kami pelihara) seperti kami menyayangi keluarga sendiri. We love you, Graph <3

Saturday, February 6, 2016

C.I.N.T.A

Cinta adalah fitrah, laiknya anugrah dan hidayah. Allah dengan suka-suka memberikan kepada siapa saja yang dikehdakiNya. Cinta itu menjaga, cinta itu menguatkan, cinta itu memberi semangat, cinta itu membuat hidup semakin nikmat secara hakikat, cinta itu mengajak pada hidup yang bermanfaat, cinta itu membuat kita semakin ingat terhadap akhirat.

"Bila dirimu sekarang sedang menunggu sesorang untuk menjalin kehidupan menuju ridha-Nya, bersabarlah dengan keistiqamahan.

Demi Allah, dia tidak datang dengan ketampanan, kecantikan, atau kekayaan. Tapi Allah-lah yang menggerakannya.
Jangan tergesa-gesa untuk mengekspresikan cinta kepadanya 
sebelum Allah mengijinkan.

Belum tentu yang kau cintai itu terbaik untukmu.

Siapakah yang lebih mengetahui kecuali Allah?

Simpanlah segala bentuk ungkapan cinta dan dekap hati rapat-rapat.

Allah akan menjawab yang lebih indah
di waktu yang tepat."

Dikutip dari Buku Jangan Pernah Menyerah by Aldilla D.Wijaya hal 110-111



Maafin Dwi yang udah kelewat 2 bulan ga nulis di blog :(, padahal di blog nulis sendiri kalo pengen jadi penulis dan harus dibiasain nulis bahkan mesti dipaksa. Akhirnya ini, abis baca buku yang ningkatin semangat dan alhamdulillah bermanfaat bangett,
dan ngutip sebagian kecilnya tentang C.I.N.T.A.
banyak hal-hal lain yang bisa jadi self reminder khususnya bagi temen-temen yang sedang 'berhijrah'. 
Semoga bermanfaat :)


Bekasi, 060216:03.16 pm

Wednesday, November 11, 2015

Doa-Doa Bersumber Quran

Al-Quran sebagai firman Allah SWT dan pedoman hidup bagi setiap muslim yang diturunkan kepada Rasulullah SAW, mengandung banyak doa-doa. Sebagian doa-doa tersebut antara lain:

1. Doa mohon ampunan dan rahmat Allah


رَبِّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِي بِهِ عِلْمٌ وَإِلَّا تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُنْ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakekat)nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi” (QS. Huud: 47).

رَبَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ
Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling Baik” (QS. Al Mu’minun: 109).

رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ
Ya Tuhanku berilah ampun dan berilah rahmat, dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling baik” (QS. Al Mu’minun: 118).

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir” (QS. Al Imran: 147).

رَبَّنَا إِنَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka” (QS. Al Imran: 16).

رَبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِي لِلْإِيمَانِ أَنْ آمِنُوا بِرَبِّكُمْ فَآمَنَّا رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ رَبَّنَا وَآتِنَا مَا وَعَدْتَنَا عَلَى رُسُلِكَ وَلَا تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَادَ
Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): “Berimanlah kamu kepada Tuhanmu”, maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti. Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji” (QS. Al Imran: 193-194).

رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي فَغَفَرَ لَهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku”. Maka Allah mengampuninya, sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. Al Qashash: 16).

رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir” (QS. Al Baqarah: 286).

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi” (QS. Al A’raf: 23).

2. Doa agar tergolong orang-orang beriman


رَبِّ هَبْ لِي حُكْمًا وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ وَاجْعَلْ لِي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الْآخِرِينَ وَاجْعَلْنِي مِنْ وَرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيمِ
Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh. an jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian. dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan” (QS. Asy Syu’ara: 83-85).

رَبَّنَا آمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ
Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Quran dan kenabian Muhammad)” (QS. Al Maidah: 83).

3. Doa agar diberikan keturunan yang shalih


رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ
Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik” (QS. Al Anbiya: 89).

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh” (QS. Ash Shaffat: 100).

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ
Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa” (QS. Al Imran: 38).

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa” (QS. Al Furqan: 74).

4. Doa mohon ampunan bagi kedua orang tua dan kaum mukminin


رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ
Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)” (QS. Ibrahim: 41).

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ
Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang” (QS. Al Hasyr: 10).

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَلَا تَزِدِ الظَّالِمِينَ إِلَّا تَبَارًا
Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan” (QS. Nuh: 28).  


5. Doa mohon ketetapan bagi diri dan keluarga dalam mendirikan shalat


رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ
Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.” (QS. Ibrahim: 40)

6. Doa berlindung dari orang yang zhalim


رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim” (QS. Al Qashash: 21).

رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا مَعَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang yang zalim” (QS. Al A’raf: 47).

رَبِّ انْصُرْنِي عَلَى الْقَوْمِ الْمُفْسِدِينَ
Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan” (QS. Al Ankabut: 30).

7. Doa agar diterima amal ibadah dan taubat


رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang” (QS. Al Baqarah: 127 dan 128).

8. Doa agar bisa bertawakkal hanya kepada Allah


رَبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
Ya Tuhan kami hanya kepada Engkaulah kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali” (QS. Al Mumtahanah: 4).

حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ
Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang agung” (QS. At Taubah: 129).

9. Doa berlindung dari keburukan orang-orang kafir


رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلَّذِينَ كَفَرُوا وَاغْفِرْ لَنَا رَبَّنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (QS. Al Mumtahanah: 5).

رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Ya Tuhan kami; janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang’zalim dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir” (QS. Yunus: 85-86).

10. Doa agar ditambahkan ilmu


رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا
Ya Tuhanku, tambahkanlah aku ilmu” (QS. Thaha: 114).

11. Doa agar disempurnakan cahayanya


رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu” (QS. At Tahrim: 8).

12. Doa memohon kebaikan dunia dan akhirat


رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka” (QS. Al Baqarah: 201).

13. Doa agar dijadikan hamba yang bersyukur


رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ
Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh” (QS. An Naml: 19).

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri” (QS. Al Ahqaf: 15).

14. Doa berlindung dari setan


رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ  وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ
Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan n aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku” (QS. Al Mu’minun: 97-98).

15. Doa agar hati ditetapkan dalam hidayah


رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)” (QS. Al Imran: 8).

16. Doa agar dilapangkan hati dan dimudahkan dalam urusan


رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي  وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي  يَفْقَهُوا قَوْلِي
Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku,  dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku” (QS. Thaha: 25-28).

رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا
Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)” (QS. Al Kahfi: 10).

17. Doa meminta keamanan negeri dan berlindung dari syirik


رَبِّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ
Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala” (QS. Ibrahim: 35).

18. Doa berlindung dari api neraka


رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا  إِنَّهَا سَاءَتْ مُسْتَقَرًّا وَمُقَامًا
Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal. Sesungguhnya jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman” (QS. Al Furqan: 65-66).


Sumber: Buku “Doa & Wirid” karya Ust. Yazid bin Abdil Qadir Jawwaz, Pustaka Imam Asy Syafi’i
Copyright © Dwi Cahyanti. Powered by Blogger.

 

© 2013 Dwi Cahyanti. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top