Friday, October 6, 2017

Pray, Tawakal and Lillahitaala (2)



Karena sesungguhnya Allah lah yang Maha Tau Segalanya, Maha Tau yang terbaik bagi hamba-hambanya. Dan karena sesungguhnya Allah Sang Pemilik Semesta berfirman,
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."
(QS. Al-Baqarah : Ayat 216)

Jadi, benar-benar bersihkan hati, doa yang terbaik, upayakan yang terbaik dan pasrahkan pada Allah Yang Maha Bijaksana untuk mengatur hidupmu lewat cara-cara ajaibnya. Semoga Allah Yang Maha Mengetahui dan Maha Pemberi Petunjuk memberikan hamba petunjuk terbaik menurut pengetahuanNya dan miracle sign tanda2 kebesaranNya aamiin. 
 

Ya Rabbi... 
Aku berdoa untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku. 
Seorang yang sangat mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu. 
Seorang yang akan meletakkanku pada posisi di hatinya setelah Engkau dan Muhammad Saw.  
Seorang yang hidup bukan untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk-Mu dan orang lain.  
Seorang pria yang mempunyai sebuah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau. 
Dan berusaha menjadikan sifat-sifat baik-Mu ada pada pribadinya. 
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup sehingga hidupnya tidak sia-sia. 
Seseorang yang menjaga pandangan dan kesuciannya. Dan luas keberkahannya, sehingga memberikan keberuntungan baik bagi dunia dan akhirat.

Seorang yang memiliki hati yang bijak, tidak hanya otak yang cerdas. 
Seseorang yang bisa menjadi penuntun bagi kebaikan


 Seorang yang tidak hanya mencintaiku, tapi juga menghormatiku. 
Seorang yang tidak hanya memujaku, tetapi juga dapat menasehatiku ketika aku berbuat salah. 
Seorang yang mencintaiku bukan karena fisikku, hartaku atau statusku tapi karena Engkau.
Seorang yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi.
Seseorang yang membuatku merasa sebagai wanita shaleh ketika aku berada disisinya.



    Ya Rabbi, aku tak meminta seseorang yang sempurna hingga aku dapat membuatnya sempurna di mata-Mu. Seseorang yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya. Seseorang yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya. Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya. Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya lebih hidup.

     Aku tidak mengharap dia semulia Abu Bakar ra atau setakwa Umar ra, setabah Ustman ra, atau sekaya Abdurrahman bin Auf ra, setegar Zaid ra, juga setegar Ali ra. Apalagi setampan Usamah ra, aku hanya mengharap seorang ikhwat akhir zaman yang punya cita-cita mengikuti jejak Muhammad saw. Membangun keturunan yang shaleh sholeha. Membangun peradaban yg baik keluarga samawa baiti jannati.


     Karena aku sadar, aku bukanlah orang yang semulia Fatimah, tidak setakwa Aisyah, pun tidak secantik Zainab, apalagi sekaya Khadijah. Aku hanya seorang wanita akhir zaman yang punya cita-cita.

    Ya Rabbi, aku juga meminta, jadikanlah ia sandaran bagiku. Buatlah aku menjadi akhwat yang dapat membuatnya bangga. Berikanlah aku hati yang sungguh mencintai-Mu sehingga aku dapat mencintainya dengan sepenuh jiwaku. Berikanlah sifat yang lembut, sehingga auraku datang dari-Mu. Berikanlah aku tangan yang selalu akan berdoa untuknya. Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak kebaikan dalam dirinya. Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana yang mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat.

     Kokohnya benteng tidak bisa dibangun dalam semalam, namun bisa hancur dalam sedetik. Kota baghdad tak dibangun dalam sehari, namun bisa hancur dalam sekejap. Pernikahan tak dirajut dalam pertimbangan  sesaat, namun bisa saja terberai dalam sesaat. Pernikahan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan. Tapi awal sebuah langkah. Karenanya, jadikanlah kelak pernikahan kami sebagai titian untuk mendapat ridha-mu ya Rabbi.
Dan bilamana akhirnya kami berdua bertemu, akau berharap kami berdua dapat mengatakan, "Betapa Mahabesarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna" 

Aamiin ya mujibas sailin.

     Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat. Dan Engkau akan membuat segalanya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan :)


(Doa pada: Pray, Tawakal and Lillahitaala keduanya bukan tulisanku pribadi, tapi diambil dari berbagai sumber)

Pray, Tawakal and Lillahitaala (1)

Nemu doa yang menurutku mashaAllah isinya. Silakan dibaca sahabat lillah. Bersihkan hati, dan doa dengan ikhlas pasrahkan pada Allah Yang Maha Berkuasa dan Maha Menetapkan :)


Ya Allah, jika aku jatuh cinta
cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya padaMu agar bertambah kekuatanku untuk mencintaiMu, jatuh cintakan aku hanya pada pria yang merupakan jodoh yang memang kau persiapkan untukku

Ya Hafiizh..

Jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku padaMu

Ya Mujiib.. 
Jika aku jatuh hati, izinkan-lah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut padaMu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu

Ya Baarii… 
Jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling dari hatiMu

Ya Jaami’… 
Jika aku rindu, rindukanlah pada seseorang yang merindui syahid di jalanMu

Ya Khobiir… 
Jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan syurgaMu

Ya Wahhaab…
Jika aku menikmati cinta kekasih Mu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirMu


Ya Aziiz… 

Jika aku jatuh hati pada kekasih Mu, jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia ke pada Mu

Ya Haadiy… 
Jika Kau halalkan aku merindui kekasihMu, jangan biarkan aku melampaui batas, sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepadaMu

Ya ‘Aliim…
Engkau mengetahui bahwa hati ini telah terhimpun dalam cinta padaMu, telah berjumpa dalam taat padaMu, telah bersatu dalam dakwah padaMu, dan telah terpadu dalam membela syariatMu, penuhilah hati-hati ini dengan cahayaMu yang tidak pernah pudar.
Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan. Aamiiin yaa rabbal ‘aalamiin.



Thursday, August 10, 2017

NAIK KELAS



Ibarat murid di sekolah, suatu saat pasti akan dihadapkan dengan ujian. Ntah itu ujian harian ataupun ujian nasional. Begitu juga hidup manusia, pasti akan ada ujian. Tapi, seperti ujian di sekolah, ujian itu tidak akan lebih lama dari lamanya waktu belajar itu sendiri. Paling-paling seminggu, dua minggu. Jika dibandingkan waktu sekolah yang bisa sampai 3 bahkan 6 tahun. Dan ujian sekolah juga bukan dibuat untuk mencelakakan murid2nya, tapi ujian itu ada untuk mengukur kualitas murid yang nantinya murid itu akan bisa naik kelas - jika bisa menjawab soal ujian dengan baik. Nahh…  apalagi dengan ujian kehidupan yang datangnya dari Allah.
“Ujian di sekolah aja kita bela2in berjuang untuk bisa dapet nilai bagus/naik kelas/gelar sarjana dan kita mau bayar untuk itu. So, apalagi ujian dari Allah untuk menaikan kelas kita di mata Allah ”



Poin2 tentang ujian
1.       Ujian itu pasti ada
Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan. (QS. Ali Imran: 186)

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji? (QS. Al-Ankabuut: 2)

2.       Ujian itu pasti sudah terukur
Semakin tinggi pohon, maka semakin kencang hembusan anginnya. Allah menguji suatu manusia pasti sudah terukur dosisnya dan Allah tau persis ukuran setiap orang kaya gimana atau udah di kelas berapa.
Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. (QS. Al Baqoroh: 286)

3.       Ujian itu pasti untuk kebaikan
Semua ujian untuk kebaikan, untuk menaikan derajat, makanya manusia harus berbaik sangka.

“Sungguh menakjubkan orang yang beriman, seluruh urusannya baik”. Jika diberikan ujian dia bersabar, jika mendapat nikmat dia bersyukur.

4.       Ujian bentuknya bisa kesenangan dan kesusahan
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.(QS. Al Anbiya: 35).
Malahan ujian kesenangan biasanya jauh lebih berat saat menimpa manusia. Seperti orang yang dipuji dengan orang yang di caci. Kebanyakan orang di puji sering terlena dibandingkan yang dicaci jadi banyak berdoa.

Ujian dari Allah dibandingkan dengan ujian sekolah jauh lebih enak ujian dari Allah. Karena… kalo ujian sekolah mana boleh kita nyerahin soal kita ke yang bikin soal buat minta kunci jawabannya apa, kalo ujian dari Allah justru kita gausah pusing2 nyeleseinnya sendiri, kaya di doa ini nih :
“Duhai Allah Yang Maha Hidup dan Mengurus segala-galanya sendiri secara terus menerus, dengan rahmatMu perbaikilah urusan hamba seluruhnya, dan jangan serahkan kepadaku (tanpa mendapat pertolongan dariMu) walau hanya sekejap mata." 
Jadi… ujian dari Allah itu bukan untuk kita selesaikan sendiri, tapi ujian dari Allah itu cara untuk kita jadi makin dekat padaNya.

“ORANG TIDAK LULUS BUKAN KARNA SOALNYA, TAPI… KARNA SALAH JAWABANNYA.”
“YANG PENTING BUKAN UJIANNYA, TAPI SIKAP TERHADAP JAWABAN SOAL UJIAN.” - Gurunda AaGym

Keseluruhan tulisan diatas disadur dari isi ceramah KH. Abdullah Gymnastiar (semoga Allah merahmati beliau dan keluarganya aamiin)

Saturday, July 22, 2017

Friendship Till Jannah!

Pepatah Arab mengatakan:
الصاحب ساحب
"Teman itu bisa menarik"

Tergantung, bisa menarik kepada kebaikan, atau menarik kepada keburukan.

Nabi صلى الله عليه و سلم bersabda:
المرء على دين خليله فلينظر أحدكم من يخال.
"Seseorang itu tergantung atas agama teman dekatnya, maka perhatikanlah olehmu, siapa yang menjadi teman dekat(nya)." (HR. Ahmad)

Pertemanan itu memberi dampak yang sangat luar biasa, lihatlah bagaimana paman Nabi صلى الله عليه و سلم Abu Thalib dihalang-halangi oleh teman-teman dekatnya yaitu Abdullah bin Abi Umayyah dan Abu Jahal di akhir hayatnya ketika Nabi صلى الله عليه و سلم membimbingnya untuk mengucapkan dua kalimat syahadat, sehingga Abu Thalib tidak sempat mengucapkan dua kalimat syahadat di akhir hayatnya.

Oleh karena itu selektiflah dalam berteman, terlebih untuk menjadikannya teman dekat.

Dan teman dekat yang juga sangat besar pengaruhnya bagi kehidupan seseorang adalah pasangan hidupnya, suami atau istri.

Maka jadilah teman dekat yang mengajak pada kebaikan, bukan mengajak kepada keburukan.

Mudah-mudahan Allah Ta'ala selalu membimbing kita, dan menganugerahkan kepada kita semua teman dekat yang selalu mengingatkan kita kepada akhirat. Aamiin
.
Oleh: Ust. Fuad Hamzah Baraba #TeladanRasul

----------------------------------------------------------
Selain itu dalam artikel lain membahas mengenai 7 Macam Teman

7 MACAM TEMAN
(hanya 1 yang sampai di akhirat).

1. "Ta’aruffan” yaitu teman kenal secara kebetulan, seperti bertemu di kereta, halte bis, cafe dan lain nya.

2. "Taariiihan” yaitu teman karena faktor sejarah, teman sekampung, sekost, se'almamater dan lainnya.

3. "Ahammiyyatan” yaitu teman karena kepentingan (teman bisnis, politik dan lainnya).

4. "Faarihan” yaitu teman karean sehobi (hobby motor, nyanyi, futsal dan lainnya).

5. "Amalan” yaitu teman karena profesi, seperti dokter, guru dan lainnya.

6. "Aduwwan” yaitu teman yang terlihat seperti baik, tapi sebenarnya penuh kekebencian.

7. "Hubban Iimaanan” yaitu teman yan suka MENGINGATKAN-mu serta MENGAJAK-mu selalu ke jalan Allah SWT.

Dari ke 7 macam teman ini, no.1-6 akan sirna diakhirat, & yang tersisa hanya teman no.7
Namun teman no.7 ini selalu dipandang sebelah mata, selain dinilai sok alim, juga tidak menghasilkan duniawi, apalagi urusan materi
Padahal diakhirat nanti, teman no.7 inilah yang akan diberi SYAFAAT untuk membantu kita masuk ke dalam surgaNYA
Persahabatan yang dilandaskan karena Allah (QS 49:10)

Apabila penghuni surga tidak menemui teman di dunianya, lalu bertanya kepada Allah SWT : "Yaa Rabb...kami tidak melihat sahabatku yang sewaktu di dunia, shalat bersama kami, puasa bersama kami dan berjuang bersama kami"

Maka Allah SWT berseru : "Pergilah ke neraka, lalu keluarkan sahabatmu yang di hatinya ada iman walaupun hanya sebesar dzarrah." (HR Ibnu Mubarokh)

------------------------------------------------------------Alhamdulillaah, janji Allah itu pasti dan Allah Maha Pengasih Maha Penyayang.
Seperti pada postinganku yang lama "Jika kita meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan ganti dengan yang lebih baik". 
Salah satunya ini, dalam teman dan orang-orang yang mengelilingiku.



Alhamdulillaah.. Allah kumpulkan aku dengan teman2 yang baik dan mengajak dalam kebaikan. Karena rizki itu tak hanya hitungan angka dan uang, namun lingkungan yang penuh keberkahan merupakan rizki yang tak ternilai :). Semoga Allah ridhoi halaqoh kecilku ini dan menghimpun kami hingga nanti saat kembali di jannahNya, aamiin yaRabbal alamiin.

#MendoakanDariJauh

“Perumpamaan kaum mukminin dalam kecintaan dan kasih sayang mereka adalah bagaikan satu jasad, apabila satu anggota tubuh sakit maka seluruh badan terasa sakit.” (HR. Muslim).

Ya Rabb...
Mungkin doa2 kami disini tak sebanding dengan perjuangan mereka para mujahid fiisabilillah yang ridho lillahitaala membela agamaMu dalam keadaan apapun.

Mungkin doa2 kami dalam keadaan lapang disini, tidak sesusah mereka yang dalam sholatnya saja harus dipantau oleh tentara bersenjata.

Walau hanya doa yang bisa kami panjatkan untuk membantu sodara2 kami disana, semoga doa2 kami dari jauh yang pasti Engkau dengar dan insyaAllah diaminkan oleh para malaikatMu, bisa menjadi kekuatan besar bagi saudara2 kami kaum muslimin/at di Palestin dan dimanapun mereka berada.

Bekasi, 220717
--------------------------------------------------------- .
Doa Qunut Nazilah (yang bisa kita jadikan doa untuk membantu sodara muslim yang terdzolimi)

“Ya Allah, Ampunilah kami, kaum mukminin dan mukminat, kaum muslimin dan muslimat. Persatukanlah hati mereka perbaikilah hubungan di antara mereka, dan menangkanlah mereka di atas musuh-Mu dan musuh mereka.”

“Ya Allah, Laknatlah orang-orang kafir yang senantiasa menghalangi jalan-Mu, mendustakan Rosul2Mu, dan memerangi wali2Mu.Ya Allah, Cerai-beraikanlah persatuan dan kesatuan mereka, goyangkanlah langkah-langkah mereka, dan turunkanlah atas mereka siksa-Mu yang tidak akan Engkau jauhkan dari kaum yang berbuat jahat.”

"Ya Allah tolonglah saudara kami yang terzholimi di Palestina dan dimanapun mereka berada. Ya Allah tolonglah saudara kami mujahidin di Palestina dan dimanapun mereka berada. Tolonglah mereka dengan pertolongan yang kuat, turunkanlah kepada mereka sakinah, jadilah Engkau penolong dan pelindung mereka."

"Ya Allah mereka terzhalimi maka belalah mereka, mereka faqir maka berilah mereka kecukupan, rahmatilah orang yang meninggal di antara mereka, sembuhkanlah yang luka di antara mereka, terimalah yang mati syahid di antara mereka, ya Allah dukunglah mereka dengan dukunganMu, jagalah mereka dengan penjagaanMu, Wahai Dzat Yang Maha Kuat Maha Perkasa."



#prayforalaqsa #qunutnazilah #prayforpalestine #alaqsa
Copyright © Dwi Cahyanti. Powered by Blogger.

 

© 2013 Dwi Cahyanti. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top