Wednesday, November 11, 2015

Doa-Doa Bersumber Quran

Al-Quran sebagai firman Allah SWT dan pedoman hidup bagi setiap muslim yang diturunkan kepada Rasulullah SAW, mengandung banyak doa-doa. Sebagian doa-doa tersebut antara lain:

1. Doa mohon ampunan dan rahmat Allah


رَبِّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِي بِهِ عِلْمٌ وَإِلَّا تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُنْ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakekat)nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi” (QS. Huud: 47).

رَبَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ
Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling Baik” (QS. Al Mu’minun: 109).

رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ
Ya Tuhanku berilah ampun dan berilah rahmat, dan Engkau adalah Pemberi rahmat Yang Paling baik” (QS. Al Mu’minun: 118).

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir” (QS. Al Imran: 147).

رَبَّنَا إِنَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka” (QS. Al Imran: 16).

رَبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِي لِلْإِيمَانِ أَنْ آمِنُوا بِرَبِّكُمْ فَآمَنَّا رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الْأَبْرَارِ رَبَّنَا وَآتِنَا مَا وَعَدْتَنَا عَلَى رُسُلِكَ وَلَا تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَادَ
Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): “Berimanlah kamu kepada Tuhanmu”, maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti. Ya Tuhan kami, berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji” (QS. Al Imran: 193-194).

رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي فَغَفَرَ لَهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku”. Maka Allah mengampuninya, sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. Al Qashash: 16).

رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir” (QS. Al Baqarah: 286).

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi” (QS. Al A’raf: 23).

2. Doa agar tergolong orang-orang beriman


رَبِّ هَبْ لِي حُكْمًا وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ وَاجْعَلْ لِي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الْآخِرِينَ وَاجْعَلْنِي مِنْ وَرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيمِ
Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh. an jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian. dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan” (QS. Asy Syu’ara: 83-85).

رَبَّنَا آمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ
Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Quran dan kenabian Muhammad)” (QS. Al Maidah: 83).

3. Doa agar diberikan keturunan yang shalih


رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ
Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah Waris Yang Paling Baik” (QS. Al Anbiya: 89).

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh” (QS. Ash Shaffat: 100).

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ
Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa” (QS. Al Imran: 38).

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa” (QS. Al Furqan: 74).

4. Doa mohon ampunan bagi kedua orang tua dan kaum mukminin


رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ
Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)” (QS. Ibrahim: 41).

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ
Ya Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang” (QS. Al Hasyr: 10).

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَلَا تَزِدِ الظَّالِمِينَ إِلَّا تَبَارًا
Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan” (QS. Nuh: 28).  


5. Doa mohon ketetapan bagi diri dan keluarga dalam mendirikan shalat


رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ
Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.” (QS. Ibrahim: 40)

6. Doa berlindung dari orang yang zhalim


رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim” (QS. Al Qashash: 21).

رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا مَعَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ
Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama-sama orang-orang yang zalim” (QS. Al A’raf: 47).

رَبِّ انْصُرْنِي عَلَى الْقَوْمِ الْمُفْسِدِينَ
Ya Tuhanku, tolonglah aku (dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan” (QS. Al Ankabut: 30).

7. Doa agar diterima amal ibadah dan taubat


رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang” (QS. Al Baqarah: 127 dan 128).

8. Doa agar bisa bertawakkal hanya kepada Allah


رَبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ
Ya Tuhan kami hanya kepada Engkaulah kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali” (QS. Al Mumtahanah: 4).

حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ
Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang agung” (QS. At Taubah: 129).

9. Doa berlindung dari keburukan orang-orang kafir


رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلَّذِينَ كَفَرُوا وَاغْفِرْ لَنَا رَبَّنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ
Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (QS. Al Mumtahanah: 5).

رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Ya Tuhan kami; janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang’zalim dan selamatkanlah kami dengan rahmat Engkau dari (tipu daya) orang-orang yang kafir” (QS. Yunus: 85-86).

10. Doa agar ditambahkan ilmu


رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا
Ya Tuhanku, tambahkanlah aku ilmu” (QS. Thaha: 114).

11. Doa agar disempurnakan cahayanya


رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu” (QS. At Tahrim: 8).

12. Doa memohon kebaikan dunia dan akhirat


رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka” (QS. Al Baqarah: 201).

13. Doa agar dijadikan hamba yang bersyukur


رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ
Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh” (QS. An Naml: 19).

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ
Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri” (QS. Al Ahqaf: 15).

14. Doa berlindung dari setan


رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ  وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ
Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan n aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku” (QS. Al Mu’minun: 97-98).

15. Doa agar hati ditetapkan dalam hidayah


رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)” (QS. Al Imran: 8).

16. Doa agar dilapangkan hati dan dimudahkan dalam urusan


رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي  وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي  يَفْقَهُوا قَوْلِي
Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku,  dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku” (QS. Thaha: 25-28).

رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا
Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)” (QS. Al Kahfi: 10).

17. Doa meminta keamanan negeri dan berlindung dari syirik


رَبِّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ
Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala” (QS. Ibrahim: 35).

18. Doa berlindung dari api neraka


رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا  إِنَّهَا سَاءَتْ مُسْتَقَرًّا وَمُقَامًا
Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal. Sesungguhnya jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman” (QS. Al Furqan: 65-66).


Sumber: Buku “Doa & Wirid” karya Ust. Yazid bin Abdil Qadir Jawwaz, Pustaka Imam Asy Syafi’i

Saturday, November 7, 2015

Man Shabara Zhafira



3 hal yang sering kita sebut-sebut tiap hari, 3 hal yang terdengar simple namun tak mudah dijalankan, 3 hal yang mudah diucapkan, namun begitu sulit untuk dibuktikan dalam perbuatan. 
S – I – S = SABAR -  IKHLAS - SYUKUR


Tiap manusia pasti akan menghadapi masa-masa dimana kita harus melewatinya dengan S – I – S itu tadi. Dalam postinganku kali ini aku ingin lebih membahas hal yang pertama yaitu SABAR.  Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Sabar itu terbagi menjadi tiga macam, yaitu:

  1. Bersabar dalam menjalankan ketaatan kepada Allah
  2. Bersabar untuk tidak melakukan hal-hal yang diharamkan Allah
  3. Bersabar dalam menghadapi takdir-takdir Allah yang dialami manusia, berupa berbagai hal yang menyakitkan dan gangguan yang timbul di luar kekuasaan manusia ataupun yang berasal dari orang lain” (Syarh Tsalatsatul Ushul, hal. 24)

Ada sebuah pepatah berbahasa arab yang berbunyi Man Shabara Zharifa yaitu siapa yang bersabar maka ia akan beruntung. Beruntung? Karena kesabaran merupakan modal dasar bagi para pemenang. Kesabaran membuat kualitas kita yang sabar melejit berkali lipat dibanding orang-orang yang tidak bersabar di jalan Allah. Allah SWT mengatakan dalam firmannya di QS Al Anfal ayat 66 :

Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan dia telah mengetahui bahwa padamu ada kelemahan. Maka jika ada di antaramu seratus orang yang sabar, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang kafir, dan jika di antaramu ada seribu orang, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ribu orang, dengan seizin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar. (8: 66)”



Kesabaran juga merupakan modal besar bagi kesuksesan. Kalo ditanya siapa sih yang mau sukses? Pastinya tiap orang yang normal menginginkan untuk menjadi orang yang sukses, tak ada satu pun orang yang memilih untuk menjadi orang yang gagal. Tapi dari semua orang sukses di dunia ini, masing-masing pasti melewati usaha, upaya, perjuangan yang tak mudah disertai dengan doa sampai akhirnya ia mencapai apa yang diinginkannya. Tak ada kesuksesan yang ujug-ujug turun ke orang yang hanya berdiam diri saja menunggu sampai kesuksesan itu datang. Akan tetapi upaya maksimal (ikhtiar) sungguh-sungguh yang disertai dengan doa itu saja belum cukup… 


Antara sungguh-sungguh dan sukses itu ternyata terdapat jarak. Jarak ini bisa hanya satu sentimeter, tapi bisa juga ribuan kilometer. Jarak ini bisa ditempuh dalam hitungan detik, tapi bisa juga puluhan tahun. Jarak antara sungguh-sungguh dan sukses hanya bisa diisi dengan kesabaran. Sabar yang aktif, sabar yang gigih, sabar yang tidak menyerah, sabar yang bisa membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin, bahkan seakan-akan itu sebuah keajaiban dan keberuntungan.

Bagaimanapun tingginya impian dan keinginan, dia tetap wajib dibela dengan perjuangan habis-habisan karena dengan sungguh-sungguhlah jalan sukses terbuka dan akan tercapai. Tapi tidak hanya itu,  dengan iringan sabarlah takdir itu akan terkuak menjadi kenyataan.



Sabar itu awalnya terasa pahit, tetapi akhirnya lebih manis dari madu.

Man shabara zhafira. Siapa yang bersabar maka ia akan beruntung.



Sumber:
Muslim.or.id
Ranah 3 Warna by Anwar Fuadi
3    Man Shabara Zhafira by Ahmad Rifa’I Rif’an

Saturday, October 17, 2015

About My Blog

"Jika ingin dunia mengenalmu, makan menulislah!"


Mungkin dari teman-teman atau yang pernah membaca blogku ada yang pernah terbersit dengan alamat blogku ((dcinspiring)). Sebetulnya merupakan pisahan 2 kata dari kata dc dan inspiring. Dc yaitu inisial namaku dan inspiring menginspirasi. Bukan ingin sok-sokan dinamakan demikian karena aku sudah merasa menjadi orang yang menginspirasi, bukan sama sekali. Sebaliknya aku ingin dengan nama alamat tersebut dapat menjadi doa, yang kemudian aku bisa menjadi orang yang benar-benar bermanfaat dan menginspirasi orang lain salah satunya lewat tulisan-tulisan yang masih amat amatiran ini aamiin Allahuma aamiin.

Disetiap aku ingin menulis di blog ini dengan melihat alamat tersebut, aku akan selalu teringat apakah apa yang akan aku tulis dan share nantinya ke dalam blog ini dapat memberikan inspirasi bagi diriku dan pembaca? Apakah apa yang aku tulis dapat memberi positive vibes kepada orang lain? Dan secara tidak langsung memberikanku semangat untuk selalu bisa menginspirasi terutama menginspirasi dalam kebaikan untuk lebih dekat kepada Allah, berdakwah lewat caraku semampuku dan sama-sama belajar untuk mengingatkan pada kebaikan.

Suatu saat nanti aku ingin tulisan-tulisanku dapat menjadi penginspirasi bagi para remaja muslimah terutama, dalam suatu wadah blog atau bahkan website profesional dimana kita bisa dapat saling diskusi dan sharing seputar kehidupan sehari-hari remaja muslim perempuan dalam website dcinsiping.com :’) ataupun melalui buku yang aku namakan “Motivateen” Motivation for Teens, that’s my dream hehehe. Mudah-mudahan oneday sedikit demi sedikit dimulai dengan rutin menulis dalam blog amatiranku ini hal itu bisa terwujud ya ukhti.

Ada ungkapan yang menyebutkan bahwa “Jika ingin mengenal isi dunia, maka membacalah. Dan jika ingin dunia mengenalmu, maka menulislah!” Ungkapan ini juga menjadi salah satu penyemangatku untuk berupaya rajin membaca dan menulis setidaknya harus dibiasakan bahkan diawali dengan memaksa diri.


Bekasi, 171015:07.45am


Thursday, October 8, 2015

Belajar Mengenal Allah #1

Hi Guys,

I just wanna share this one #BelajarMengenalAllah1
please check the link below

click for download 
KULIAH ONLINE


sumber: wisatahati.com || https://itiroof.wordpress.com

Thursday, September 24, 2015

"Berqurban Hati"

Happy Eid Al-Adha! Hari ini tepat 10 Dzulhijah 1436 H seluruh umat islam merayakan Hari Raya Idul Adha atau yang biasa disebut oleh kita sebagai Hari Raya Qurban. Umat muslim beramai-ramai saling berlomba untuk berqurban binatang ternak baik sapi, kerbau maupun kambing dan domba. Eits, tapi dalam artikel ini yang akan dibahas bukan tentang qurban menyembelih binatang ternak tapi "qurban" (mendekatkan diri pada Allah) dengan cara meninggalkan sesuatu karena Allah. 

"Sesungguhnya jika kamu meninggalkan sesuau karena Allah, maka Allah akan menggantikannya dengan yang lebih baik" 

Ntah mengapa aku suka sekali dengan makna dari hadits diatas tepatnya hadits dari postinganku sebelumnya, universal namun jelas dan tegas. Dan salah satu hal yang aku tinggali karena Allah adalah pacaran, looh kok jadi ke arah ini sih? Males baca ah. Sok suci deh. Berbagai respon dalam hati mungkin saja keluar seperti kata-kata tersebut ketika membahas mengenai "kutinggalkan pacaran karena Allah". Aku bukan berniat untuk menentang teman-teman yang memilih untuk masih tetap melakukan hubungan special dengan someone lawan jenis yang dinamakan pacaran ini, bukan juga untuk merubah teman-teman yang sedang membaca untuk kemudian harus mengikuti opiniku. Aku juga bukan ustadzah yang pandai agama dan ingin menceramahi, wah itu sama sekali tidak dan amat jauh dariku. Aku hanya pemudi biasa yang amat penuh dosa dan amat miskin ilmu yang ingin terus belajar, salah satunya yaitu belajar mengenai apa-apa yang Penciptaku Allah SWT sukai. Karena dalam Islam untuk saling mengingatkan kebaikan adalah hak dan kewajiban tiap-tiap kita sebagai khalifah, dan seperti kata istilah “Sampaikanlah walau 1 ayat” aku hanya ingin menyampaikan sedikit mengenai pa-ca-ran yang selalu penuh pro kontra sepertinya.  Kalian bebas memilih karena hidup itu pilihan, dan aku hanya ingin berusaha untuk memilih sesuatu dengan apa yang ALLAH sukai, itu saja hehe :) Dan bukankah janji Allah itu pasti, Allah Maha Teliti atas apa yang kamu kerjakan, maka aku amat yakin pasti Dia akan menggantikan apa,siapa,dimana yang aku tinggalkan karenaNya dengan yang jauh lebih baik dari sisi Allah sesuai dengan janjiNya.

Sebelumnya mau sedikit membahas mengenai pacaran terlebih dahulu. Mungkin diantara kalian ada yang kemudian menyaut, wah aku ga pacaran kok sama si doi. Kita hubungan saling support aja. Eh eh tapi yakin cuma saling support? Terus saling supportnya gimana? Yakin gapernah jalan berduaan? Yakin gapernah gombal-gombalan atau puji-pujian bawa perasaan? Hmm kalo udah berduaan lanjut pegangan atau sekedar usap rambut atau perhatian ini itu yang katanya sih ungkapan sayang. Hm terus.. lalu.. kemudian… apa lagi… hehehe. Ya mungkin tidak semua yang menjalani hubungan dengan status pacaran ataupun yang tanpa status berlaku seperti yang demikian. Tapi taukah bahwa Tuhanmu yang menciptakanmu dan si doi itu bahkan pencipta segala-galanya sangat cemburu saat Dia disingkirkan dari hatimu.

Nah terus apa sih dan kenapa perlu disampaikan mengenai hal yang satu ini. Secara, yaudah sih pacaran udah lumrah banget kali jaman sekarang. Langsung saja aku buatkan poin dari opiniku mengenai alasan “Kutinggalakan Pacaran Karena Allah” Bismillahirrahmanirrahim…
  1. Ternyata dalam kamus islam Allah udah melarang apa-apa aja yang mendekati zina. Nah kalo pacaran ataupun yang tanpa status, apa kamu yakin hubungan kamu itu ga ngelakuin apa-apa yang mendekati zina, hmm zina mata, kulit, tangan, atau sekedar hati dan perasaan. Lagian kenapa sih kayaknya biasa aja juga kalo pacaran, gangebuat langsung gimana-gimana kali. Sungguh Allah mengingatkan demikian karena begitu sayangnya ia pada ciptaannya, perempuan khususnya. Laki-laki normal sudah naluri secara alamiah Allah lebihkan ia pada syahwatnya. Untuk perempuan, kelemahannya adalah para perhatian dan perasaannya, diberi perhatian secara terus-menerus, dimanja, maka luluhlah ia. Allah Maha Tau apapun sifat-sifat dari ciptaanNya secara detil, Dia maha pemilik segala ilmu dan apapun yang ia perintahkan pasti baik bagi makhlukNya. Maka ia laranglah manusia untuk mendekati zina karena sifat-sifat alami tadi, selain itu karena syetan selalu berupaya untuk menggoda manusia untuk melakukan hal-hal yang Allah benci, dan sudah kita tau bersama bahwa apabila seorang laki-laki dan perempuan berduaan maka yang ketiganya adalah syetan yang sedang asyik menggoda manusia untuk lebih terjerumus melakukan apa-apa yang Allah larang.
  2. Allah itu senantiasa melihat dan teliti atas apa-apa saja yang kita kerjakan. Makanya aku berpikir aku tak ingin saat tiba-tiba Allah menginginkaku kembali padaNya, saat itu aku sedang dalam keadaan yang tidak Allah sukai. Kematian bisa datang kapanpun Allah mau. Dan bisa saja saat tiba-tiba kematian menjemputku disaat ternyata aku sedang bermaksiat dengan lawan jenis yang bukan halalku. Bukannkah aku menginginkan meninggal dalam keadaan khusnul khotimah? Bertanyaku pada diri sendiri.
  3. Dari berbagai pencarian mengenai pacaran oleh berbagai yang alim agama (penceramah, uztad, uztadzah, dll) pendapatnya selalu satu suara bahwa pacaran itu tak ada dalam islam alias haram. Jika diriku ditawarkan seseorang untuk memakan daging babi atau meminum bir maka pasti akan ku tolak karena itu haram. Nah saat tau bahwa pacaran itu haram, apa aku masih mau melakukannya layakanya aku masih mau makan babi ataupun minum bir yang haram hukumnya.
  4. Bisa menggeser posisi Allah di hati. Kalo pacaran.. pasti lah ya smsan walaupun jarang-jarang apalagi kalo yang tiap hari ketemuan, hati dan pikiran pasti ada lah baper kalo kata2 jaman sekarang tuh, bawa perasaan. Posisi Allah dihati lambat laun bakal kegeser dan Allah amat cemburu disaat di hati makhluk ciptaanNya sudah mulai dikalahkan dengan yang lain. 
  5. Kalo ada seorang pria yang memang berniat serius dan memahami Islam dengan baik, pastilah tak akan diajak olehnya untuk pacaran. Jadi kalo menginginkan suami yang soleh dan dapat membimbingmu menuju surgaNya, untuk apalagi dengan cara pacaran? Karena sosok si soleh yang begitu pasti tak akan mengambil jalan melalui pacaran. Secara jantan pria soleh tadi mencari tau melalui sanak saudara ataupun guru pengajiannya bagaimana sosok wanita incarannya. Atau datangi langsung ke rumah orang tuanya.
Cukup itu dulu poin-poin yang bisa aku sampaikan tentang qurban (mendekatkan diri pada Allah) dengan cara meninggalkan yang namanya pa-ca-ran. Mari sama-sama berjuang memperbaiki dan mempersiapkan diri dengan tidak pacaran sampai halal insyaAllah, dan semoga Allah memudahkan setiap niat baik kita karenaNya ya ukhti-ukhti muslimah.

Saturday, September 12, 2015

TRUST HIM.



Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik.” (HR. Ahmad 5: 363)

Bukankah janji Allah itu pasti, Allah Maha Teliti atas apa yang kita kerjakan, maka aku amat yakin pasti Dia Tuhanku Yang Maha Luas Kuasanya akan menggantikan apa,siapa,dimana yang kita tinggalkan karenaNya dengan yang jauh lebih baik dari sisi Allah sesuai dengan janjiNya itu. Yakinlah untuk selalu tetap memprioritaskan apa yang Allah suka, yakinlah untuk menjadikan tiap langkahmu diridhoi olehNya. Dan pasti Ia akan menyiapkan sesuatu yang indah di saat yang tepat :)



Saturday, August 29, 2015

Lihatlah Kisah Ini, Tak Malukah Jika Kita Masih Sering Mengeluh....



Sudah jarang rasanya menonton tv semenjak kuliah apalagi di pagi hari. Akan tetapi pagi ini berbeda, sembari sarapan nasi uduk yang telah disediakan ibuku dirumah aku menonton salah satu acara tv yang ditayangkan oleh Trans7 dengan nama "Buatku Tersenyum". Awalnya tak ada niatan untuk fokus melihat acara tv saat itu dan aku pun tak tau itu acara apa.

Saat aku menyalakan tv aku lihat seorang host dengan berpakaian ala dokter sedang berbincang pada seorang anak kecil perempuan yang ditemani ayah dan ibunya. Aku tak begitu memperhatikan dan melanjutkan makanku. Sang host bertanya pada anak kecil berusia 6 tahun itu, "Adek sakit apa?", anak kecil tadi menjawab dengan polos dan santainya "Aku sakit kanker darah". Aku yang sedang makan sambil mendengar tanpa melihat ke arah tv seakan terpancing untuk mengarahkan mata segara pada televisi. Aku kaget akan jawaban anak tadi, apa hanya bercanda atau setingan belaka. Seorang anak kecil sedang manja dipangkuan ayahnya, lugu, manis, dikuncir dua seperti gadis kecil pada umumnya. Tapi anak ini beda, ia benar-benar penderita leukimia, mataku mulai berair terharu melihat acara itu. Tiap jawabannya tak ada sedikit pun menggambarkan air mata atau sedih dari gadis kecil ini. Host melanjutkan bertanya "Kaya apa sih rasanya anisa?", "Gaenak  rasanya, palanya pusing", "Terus kalo pusing ngapain dong?", gadis tadi menjawab "Kalo pas lagi pusing enaknya tidur hehe".

Begitu lugunya jawaban gadis kecil yang ternyata bernama anisa. Sambil bertanya-tanya dalam hatiku di usianya yang sangat belia bagaimana bisa ia mengidap kanker darah. Mungkin ia belum mengerti apa itu penyakit yang ia idap dan bagaimana orang lain yang mendengar akan ketakutan ketika mendengar penyakit itu apalagi sebagai penderita. Tapi sungguh tak ada sedikitpun kesedihan pada wajahnya malahan ia adalah sosok yang periang. Tim "Buatku Tersenyum"memiliki misi untuk mewujudkan apa impian dari gadis kecil ini seperti judul acaranya mereka ingin membuat hari-hari anisa ceria tersenyum dan lupa akan penyakitnya.
Ternyata anisa sangat mengidolakan Elsa tokoh disney pada film Frozen. Segala macam benda bergambar frozen ia punya. Dan ia sering bercerita pada sang ibu bahwa ia ingin sekali bertemu elsa suatu saat nanti. Tapi apa daya sang ibu hanya bisa bercerita bahwa elsa itu jauh dan tidak bisa ditemui langsung.

Setelah iklan, acara kembali mulai dan anisa diberi kejutan oleh tim yang mendatangkan tokoh Olif boneka bola salju dalam film Frozen, ia membawa surat untuk anisa. Daan... begitu girangnya anisa karena ternyata surat tadi adalah undangan bermain ke rumah Elsa dari Elsa untuk Anisa. Tim menyeting tempat bermain ice skate di salah satu mall seakan-akan seperti latar salju dalam film Frozen dengan penari-penari yang bermain ice skating. Penari yang mengetahui bahwa surprise ini untuk seorang anak penderita leukimia begitu antusias dan semangat latihan.

Akhirnya anisa pun dibawa ke lokasi, ia ditempatkan di tengah lapangan ice skate dan dijamu tarian oleh penari-penari dengan kostum seperti pada film Frozen. Sampai akhirnya sosok Elsa pun muncul, dengan wajah gadis kecil ini yang masih kaget, heran dan bingung dia di arahkan pada Elsa. Senyum malu-malu campur senang menghiasi gadis manis ini. Sang ibu dan ayah yang berada di pinggir lapangan menangis terharu tak tertahan, begitu pula host-host acara itu dan penari-penari tadi. Mataku berkaca-kaca membayangkan betapa kuatnya gadis kecil ini, aku yang diberikan nikmat sehat terkadang masih sering mengeluh, terkadang masih suka bersedih, terkadang masih tidak semangat untuk menjalani hari. Saat sedang diberi cobaan sakit kadang merasa lemas loyo, senyumpun seolah berat.

Acara-acara seperti ini lah yang perlu ditampilkan untuk memberikan semangat pada kita semua. Saat kita merasa bahwa cobaan begitu keras lihatlah masih banyak orang diluar sana yang diberikan cobaan lebih dari apa yang kita dapatkan, tapi ia tetap bersabar dan tidak mengeluh.
Lihiatlah kisah ini, masihkah kita tak mau bersyukur dan tak malukah kita jika masih sering mengeluh?


Terinspirasi dari acara BUATKU TERSENYUM Trans7 edisi Sabtu, 29 Agustus 2015

290815:10am
Copyright © Dwi Cahyanti. Powered by Blogger.

 

© 2013 Dwi Cahyanti. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top